Search for collections on Universitas Indo Global Mandiri Repository

Optimasi kedalaman bit citra grayscale tekstur urat daun pada pengenalan jenis bibit kelengkeng dengan metode pengenalan jaringan syaraf tiruan

Andika, Rizki and Gasim, Gasim and Zaid Romegar Mair, S.T., M.Cs, Zaid Romegar Mair, S.T., M.Cs (2025) Optimasi kedalaman bit citra grayscale tekstur urat daun pada pengenalan jenis bibit kelengkeng dengan metode pengenalan jaringan syaraf tiruan. Masters thesis, Universitas Indo Global Mandiri.

[thumbnail of Hasil Turnitin Kampus.pdf] Text
Hasil Turnitin Kampus.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy
[thumbnail of Skripsi_Rizki Andika_2021110092 COVER - DAFTAR ISI.pdf]
Preview
Text
Skripsi_Rizki Andika_2021110092 COVER - DAFTAR ISI.pdf

Download (536kB) | Preview
[thumbnail of Skripsi_Rizki Andika_2021110092.pdf] Text
Skripsi_Rizki Andika_2021110092.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

ABSTRAK

Identifikasi jenis bibit kelengkeng (Dimocarpus longan) secara akurat penting dilakukan dalam bidang agrikultur, khususnya untuk mendukung proses seleksi dan klasifikasi tanaman secara digital. Penelitian ini mengkaji pengaruh variasi kedalaman bit dalam konversi citra RGB ke grayscale terhadap akurasi pengenalan jenis bibit kelengkeng menggunakan metode Jaringan Syaraf Tiruan (JST) dengan fitur tekstur berbasis Gray Level Co-Occurrence Matrix (GLCM). Lima jenis bibit kelengkeng yang digunakan meliputi Itoh, Matalada, Merah, Pingpong, dan Diamond River. Proses dimulai dari pengambilan citra daun menggunakan kamera mikroskop USB digital, diikuti dengan konversi ke grayscale dalam lima variasi kedalaman bit (4–8 bit). Fitur tekstur yang diekstraksi mencakup kontras, energi, homogenitas, korelasi, entropi, dan standar deviasi. Data latih digunakan untuk membangun model JST dengan metode backpropagation dan algoritma pelatihan traingdx. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi kedalaman bit berpengaruh terhadap akurasi klasifikasi, dengan akurasi tertinggi diperoleh pada kedalaman 6 dan 7 bit sebesar 84,5%. Temuan ini mengindikasikan bahwa kedalaman bit yang optimal dapat meningkatkan kualitas representasi tekstur dan kinerja sistem pengenalan citra berbasis JST.

Kata kunci: Kelengkeng, Grayscale, GLCM, Kedalaman Bit, Jaringan Syaraf Tiruan, Ekstraksi Fitur.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions: Fakultas Ilmu Komputer dan Sains > Teknik Informatika S1
Depositing User: Rizki Andika
Date Deposited: 05 Aug 2025 08:25
Last Modified: 05 Aug 2025 08:25
URI: https://repository.uigm.ac.id/id/eprint/4482

Actions (login required)

View Item
View Item