Search for collections on Universitas Indo Global Mandiri Repository

Pemanfaatan Citra Satelit Sentinel-2A Untuk Identifikasi Lahan Kritis Mangrove Di Kawasan Taman Nasional Sembilang, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan

Cahya Fitria, R.A Dwi and Ariyantoni, Johan (2025) Pemanfaatan Citra Satelit Sentinel-2A Untuk Identifikasi Lahan Kritis Mangrove Di Kawasan Taman Nasional Sembilang, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan. Diploma thesis, Universitas Indo Global Mandiri.

[thumbnail of R.ADwiCahyaFitria_2022270020_File Full Karya Ilmiah.pdf] Text
R.ADwiCahyaFitria_2022270020_File Full Karya Ilmiah.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (5MB) | Request a copy
[thumbnail of R.ADwiCahyaFitria_2022270020_File Cover-Daftar Isi.pdf]
Preview
Text
R.ADwiCahyaFitria_2022270020_File Cover-Daftar Isi.pdf

Download (804kB) | Preview
[thumbnail of 2022270020_JUL_2025_1.pdf] Text
2022270020_JUL_2025_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Taman Nasional Sembilang merupakan kawasan konservasi pesisir yang memiliki fungsi ekologis penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan, khususnya pada ekosistem hutan mangrove. Namun, tekanan akibat aktivitas manusia seperti konversi lahan, degradasi kawasan pesisir, dan bekas tambak yang tidak lagi dimanfaatkan menyebabkan potensi munculnya lahan kritis. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan memetakan tingkat kekritisan lahan hutan mangrove dengan memanfaatkan citra satelit Sentinel-2A. Metode yang digunakan meliputi penghitungan indeks vegetasi NDVI, pembobotan terhadap tiga variabel utama (penggunaan lahan, jenis tanah, dan kerapatan tajuk), proses overlay data tematik, dan skoring untuk menentukan tingkat kekritisan. Data yang digunakan mencakup citra Sentinel-2A, peta penggunaan lahan, jenis tanah, dan batas kawasan taman nasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari total 93.471,63 hektare kawasan mangrove yang dianalisis, seluas 93.252,16 ha (99,77%) tergolong tidak kritis, 188,22 ha (0,20%) tergolong kritis, dan 31,25 ha (0,03%) tergolong sangat kritis. Sebaran lahan kritis hingga sangat kritis umumnya terletak di tepi sungai dan area bekas tambak dengan nilai NDVI menengah hingga rendah. Hasil ini menunjukkan adanya tekanan lokal dan proses pemulihan alami pada vegetasi mangrove muda.
Kata kunci: NDVI, lahan kritis, mangrove, pembobotan, Sentinel-2A

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > GE Environmental Sciences
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Survei dan Pemetaan D3
Depositing User: R.A Dwi Cahya Fitria
Date Deposited: 05 Aug 2025 08:34
Last Modified: 05 Aug 2025 08:34
URI: https://repository.uigm.ac.id/id/eprint/4483

Actions (login required)

View Item
View Item