Search for collections on Universitas Indo Global Mandiri Repository

PEMETAAN EKOSISTEM VEGETASI DI WILAYAH GUNUNG BROMO MENGGUNAKAN PENGINDERAAN JAUH

Oktaryani, Aisyah Windana and Putri, Debi Nadia and Hamim, SumiAmariena (2025) PEMETAAN EKOSISTEM VEGETASI DI WILAYAH GUNUNG BROMO MENGGUNAKAN PENGINDERAAN JAUH. Masters thesis, Universitas Indo Global Mandiri.

[thumbnail of Aisyah Windana Oktaryani_2022270011_File Cover-Daftar Isi.pdf]
Preview
Text
Aisyah Windana Oktaryani_2022270011_File Cover-Daftar Isi.pdf

Download (1MB) | Preview
[thumbnail of Aisyah Windana Oktaryani_2022270011_File Full Karya Ilmiah.pdf] Text
Aisyah Windana Oktaryani_2022270011_File Full Karya Ilmiah.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (5MB) | Request a copy
[thumbnail of 2022270011_AGU_2025_2.pdf] Text
2022270011_AGU_2025_2.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Gunung Bromo merupakan kawasan pegunungan aktif dengan keanekaragaman ekosistem yang tinggi, mulai dari hutan hujan tropis hingga vegetasi sub-alpin. Kawasan ini memiliki nilai ekologis penting namun rentan terhadap gangguan alam dan aktivitas manusia. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan sebaran ekosistem vegetasi di wilayah Gunung Bromo dengan menggunakan teknologi penginderaan jauh, serta mengidentifikasi jenis vegetasi yang tumbuh dan berkembang pada berbagai zona ketinggian. Pemetaan dilakukan dengan memanfaatkan citra satelit Landsat 8 dan data DEM yang kemudian diolah menggunakan perangkat lunak ArcGIS 10.8. Metode utama yang digunakan dalam analisis adalah perhitungan NDVI untuk mengetahui tingkat kehijauan vegetasi, serta reklasifikasi zona elevasi guna melihat keterkaitan antara kondisi vegetasi dengan topografi wilayah.
Hasil pemetaan menunjukkan bahwa sebaran vegetasi di Gunung Bromo sangat dipengaruhi oleh faktor ketinggian. Berdasarkan hasil overlay antara peta NDVI dan zonasi ketinggian, diperoleh informasi luasan kerapatan vegetasi di kawasan studi. Luas area dengan vegetasi sangat tinggi adalah 19.006 ha, vegetasi tinggi seluas 33.063 ha, vegetasi sedang seluas 19.351 ha, dan vegetasi rendah seluas 11.506 ha. Sebagian besar vegetasi lebat berada di zona montane (1000–2500 m), sedangkan wilayah sekitar kaldera dan kawah didominasi oleh vegetasi jarang hingga tidak ada. Semakin tinggi suatu wilayah, maka semakin kecil nilai NDVI yang merepresentasikan keberadaan vegetasi. Zona Hutan Hujan Tropis (0–1000 m) memiliki nilai NDVI tinggi (>0.5), menunjukkan tutupan vegetasi yang sangat lebat. Sementara itu, zona Alpin (>3500 m) memiliki nilai NDVI sangat rendah (<0.1), menandakan kondisi lingkungan yang tidak mendukung pertumbuhan vegetasi. Jenis vegetasi yang teridentifikasi bervariasi pada tiap zona elevasi. Di zona rendah hingga sedang, ditemukan pohon tropis seperti Ficus dan Shorea, serta cemara gunung (Casuarina junghuhniana) dan anggrek. Di zona sub-alpin tumbuh alang-alang dan edelweis jawa (Anaphalis javanica), sedangkan di zona alpin hanya ditemukan vegetasi pionir seperti lumut kerak.
Kata kunci: NDVI, ArcGIS, Vegetasi, Gunung Bromo, DEM

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > G Geography (General)
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Survei dan Pemetaan D3
Depositing User: Aisyah Windana Oktaryani Aisyah
Date Deposited: 06 Aug 2025 04:07
Last Modified: 06 Aug 2025 04:07
URI: https://repository.uigm.ac.id/id/eprint/4505

Actions (login required)

View Item
View Item