Mahardika, Yudhistira and Sastra, Ahmad Ridho and Putri, Debi Nadia (2025) ANALISIS PERUBAHAN KERAPATAN VEGETASI AKIBATPEMBANGUNAN IBU KOTA NUSANTARA (IKN) DI DESA BUMI HARAPAN. Diploma thesis, Universitas Indo Global Mandiri.
YudhistiraMahardika_2022270012_File Cover - Daftar Isi.pdf
Download (1MB) | Preview
YudhistiraMahardika_2022270012_File Full Karya Ilmiah.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB) | Request a copy
2022270012_AGU_2025_1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB) | Request a copy
Abstract
Pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan Timur membawa
dampak signifikan terhadap wilayah hutan di Indonesia, terutama terkait dengan konversi
lahan untuk pembangunan infrastruktur. Proyek ini bertujuan untuk memindahkan ibu
kota negara dari Jakarta ke Kalimantan Timur sebagai bagian dari upaya pemerataan
pembangunan dan pengurangan beban Jakarta yang kian padat. Namun, perubahan
wilayah hutan akibat pembangunan IKN telah menimbulkan berbagai isu lingkungan
yang perlu dicermati seperti perubahan kerapatan vegetasi akibat penggundulan hutan
yang sangat luas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode NDVI
Pemetaan dilakukan dengan memanfaatkan citra satelit Landsat 8 dan data DEM yang
kemudian diolah menggunakan perangkat lunak ArcGIS 10.8. Metode utama yang
digunakan dalam analisis adalah perhitungan NDVI untuk mengetahui tingkat kehijauan
vegetasi.
Proses pemetaan ekosistem vegetasi di wilayah Penelitian dilakukan dengan
pendekatan teknologi penginderaan jauh yang dipadukan dengan Sistem Informasi
Geografis (SIG) menggunakan perangkat lunak ArcGIS 10.8. Perhitungan NDVI
(Normalized Difference Vegetation Index), yang dihitung dari band NIR (band 5) dan
Red (band 4) menggunakan rumus: NDVI = (Band 5 - Band 4) / (Band 5 + Band 4).
Analisis kerapatan vegetasi pada tahun 2021 yang menggunakan metode Normalized
Difference Vegetation Index (NDVI) menghasilkan 5 tingkat kelas kerapatan.
Persentase Kelas Non Vegetasi menurun tajam dari 5,27% pada tahun 2021 menjadi
2,77% pada tahun 2024. Selain itu, kelas vegetasi rendah menurun dari 16,62%
menjadi 14,47% yang menunjukkan bahwa vegetasi di wilayah tersebut sedang
tumbuh dan beralih ke vegetasi dengan kepadatan lebih tinggi. Di sisi lain, kelas
vegetasi sedang dan tinggi mengalami peningkatan yang signifikan. Vegetasi
tinggi mengalami peningkatan yang signifikan dari 26,20% menjadi 38,13%,
sementara vegetasi sedang meningkat dari 17,89% menjadi 22,44%. Penurunan kelas
vegetasi sangat tinggi, yang mencakup 34,02% dari total luas pada tahun 2021,
menjadi 21,92% pada tahun 2024.
Kata Kunci: IKN, Arcgis, NDVI, Vegetasi
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | G Geography. Anthropology. Recreation > G Geography (General) |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Teknik Survei dan Pemetaan D3 |
| Depositing User: | Yudhistira Mahardika Yudhis |
| Date Deposited: | 08 Aug 2025 01:18 |
| Last Modified: | 08 Aug 2025 01:18 |
| URI: | https://repository.uigm.ac.id/id/eprint/4617 |
