Puspita, Widya and Nurmeyliandari, Revianty (2025) Penerapan Metode Precedence Diagram Method (PDM) Dalam Pengendalian Proyek Konstruksi (Studi Kasus : Proyek Pembangunan/Renovasi Gedung dan Bangunan Kantor Pengadilan Tinggi Palembang). Masters thesis, Fakultas Teknik.
WIDYAPUSPITA_2021250010_FILE COVER-DAFTAR ISI.pdf
Download (996kB) | Preview
WIDYAPUSPITA_2021250010_FILE FULL KARYA ILMIAH.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (7MB) | Request a copy
2021250010_AGU_2025_1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB) | Request a copy
Abstract
Pelaksanaan proyek konstruksi sering kali menghadapi tantangan dalam hal keterlambatan, terutama pada proyek bangunan pemerintah yang memiliki cakupan pekerjaan kompleks dan target waktu yang ketat. Salah satu pendekatan yang dapat digunakan untuk mengoptimalkan pengendalian waktu adalah metode Precedence Diagram Method (PDM). PDM mampu menggambarkan keterkaitan logis antar aktivitas proyek secara lebih fleksibel dibandingkan metode konvensional, dengan dukungan empat jenis hubungan: Finish to Start (FS), Start to Start (SS), Finish to Finish (FF), dan Start to Finish (SF).
Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan metode PDM dalam penjadwalan proyek pembangunan/renovasi Gedung dan Bangunan Kantor Pengadilan Tinggi Palembang. Data yang digunakan meliputi time schedule proyek, laporan absensi tenaga kerja, serta laporan kemajuan mingguan. Penjadwalan dilakukan menggunakan perangkat lunak Microsoft Project, dimulai dari penyusunan urutan kegiatan, durasi pekerjaan, hingga identifikasi jalur kritis dan float.
Hasil analisis menunjukkan bahwa metode PDM mampu mempersingkat durasi proyek menjadi 151 hari kerja dari rencana awal 180 hari kalender. Jalur kritis yang diidentifikasi terdiri dari pekerjaan-pekerjaan utama struktur seperti galian tanah, boredpile, urugan pasir, pondasi, dan sloof. Aktivitas-aktivitas ini memiliki nilai float nol, sehingga penundaan pada salah satunya akan langsung mempengaruhi waktu penyelesaian proyek. Sementara itu, beberapa pekerjaan non-kritis memiliki float cukup besar, bahkan hingga 100 hari, yang dapat dimanfaatkan untuk penyesuaian sumber daya dan percepatan bagian lain dari proyek.
Kata Kunci: Penjadwalan proyek, Precedence Diagram Method (PDM), jalur kritis, float, Microsoft Project
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Subjects: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Teknik Sipil S1 |
| Depositing User: | widya puspita |
| Date Deposited: | 08 Aug 2025 08:39 |
| Last Modified: | 08 Aug 2025 08:39 |
| URI: | https://repository.uigm.ac.id/id/eprint/4675 |
