hendra, kelana (2025) ANALISIS IMPLEMENTASI PENENTUAN TINGKAT RISIKO DAN KEBUTUHAN PERSONEL KESELAMATAN KONSTRUKSI DI PROYEK KONSTRUKSI INSTALASI PENGOLAHAN AIR LIMBAH (IPAL) KOTA PALEMBANG. Masters thesis, Universitas Indo Global Mandiri.
Hendra Kelana_2021240013_File Full Karya Ilmiah.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (7MB) | Request a copy
2021240013_AGU_2025_1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB) | Request a copy
Hendra Kelana_2021240013_File Cover_Daftar Isi.pdf
Download (1MB) | Preview
Abstract
Kecelakaan kerja adalah masalah global yang serius, sektor konstruksi menjadi
penyumbang terbesar di Indonesia, dan menunjukkan peningkatan signifikan setiap
tahunnya berdasarkan data BPJS Ketenagakerjaan. Industri konstruksi memiliki
risiko tinggi karena lingkungan kerja yang dinamis, pekerjaan berbahaya, dan
keterlibatan banyak pihak. Oleh karena itu, manajemen risiko, khususnya IBPRP
sangat penting sebagai fondasi perencanaan keselamatan konstruksi. Proyek
Pembangunan IPAL Kota Palembang Paket A3, vital untuk kesehatan masyarakat
dan lingkungan, namun berpotensi menimbulkan bahaya dan risiko. Penelitian ini
bertujuan menganalisis potensi bahaya dan tingkat risiko berdasarkan data
sekunder IBPRP PT. Mott MacDonald Indonesia CMC-PCSP, korelasi tingkat
risiko dengan kebutuhan personel keselamatan konstruksi, serta mengevaluasi
keakuratan dan efektivitas metode penentuan jumlah personel keselamatan
konstruksi pada proyek tersebut. Penelitian ini memiliki dua tahapan: pertama
menganalisis dokumen IBPRP dan EE Divisi SMK3; kedua berfokus pada korelasi
tingkat risiko dan kebutuhan personel keselamatan konstruksi, serta evaluasi
akurasi metode penentuan personel melalui wawancara. Identifikasi bahaya
komprehensif dilakukan, meliputi berbagai aspek risiko. Penilaian risiko awal
menunjukkan proyek ini berisiko besar bagi pekerja, peralatan, lingkungan, dan
publik. Namun, penerapan hirarki pengendalian risiko secara signifikan
menurunkan tingkat risiko, bahkan berpotensi menjadi kecil untuk beberapa
kategori. Penetapan proyek sebagai berisiko besar oleh PT. Mott MacDonald
Indonesia CMC-PCSP telah memenuhi kriteria regulasi, tingkat risiko, jumlah
tenaga kerja, dan penggunaan alat berat. Meskipun terdapat ketidaksesuaian awal
personel K3, hal ini diklarifikasi dengan adanya Ahli K3 terlatih yang merangkap
fungsi dengan didukung pelatihan. IBPRP menjadi metode yang efektif untuk
menetapkan tingkat risiko dan menjadi dasar penentuan kebutuhan personel
Keselamatan Konstruksi.
Kata kunci: IBPRP, IPAL, Personel Keselamatan Konstruksi, Personel K3.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Subjects: | N Fine Arts > NA Architecture |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Keselamatan dan Kesehatan Kerja D4 |
| Depositing User: | mr. Perpustakaan UIGM |
| Date Deposited: | 12 Aug 2025 04:43 |
| Last Modified: | 12 Aug 2025 04:43 |
| URI: | https://repository.uigm.ac.id/id/eprint/4844 |
