Search for collections on Universitas Indo Global Mandiri Repository

ANALISIS KUAT TEKAN BETON DENGAN VARIASI METODE CURING (WATAER, MEMBRANE, THERMAL) DAN PENAMBAHAN SIKACIM CONCRETE ADDITIVE

Sumadinata, Arya and Bastam, Mukhlis Nahriri and Febriyandi, Febriyandi (2025) ANALISIS KUAT TEKAN BETON DENGAN VARIASI METODE CURING (WATAER, MEMBRANE, THERMAL) DAN PENAMBAHAN SIKACIM CONCRETE ADDITIVE. Masters thesis, UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI.

[thumbnail of Arya Sumadinata_2021250025_File Cover -- Daftar Isi.pdf]
Preview
Text
Arya Sumadinata_2021250025_File Cover -- Daftar Isi.pdf

Download (838kB) | Preview
[thumbnail of Arya Sumadinata_2021250025_File Full Karya Ilmiah.pdf] Text
Arya Sumadinata_2021250025_File Full Karya Ilmiah.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB) | Request a copy
[thumbnail of 2021250025_AGU_2025_1 (1).pdf] Text
2021250025_AGU_2025_1 (1).pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi metode curing terhadap perkembangan kuat tekan beton mutu Fc’25 MPa dengan penambahan Sikacim Concrete Additive sebanyak 0,8% dari berat semen. Metode curing yang digunakan meliputi water curing (perendaman air), membrane curing (pembungkusan plastik hitam), dan thermal curing (pemanasan oven suhu 60°C selama 24 jam). Hasil pengujian menunjukkan bahwa metode curing memiliki pengaruh signifikan terhadap perkembangan kuat tekan beton. Metode membrane curing memberikan hasil kuat tekan paling tinggi dan konsisten, yaitu 28,65 MPa pada umur 7 hari (115% dari target), 34,47 MPa pada 14 hari (138%), dan 36,89 MPa pada 28 hari (148%). Water curing menunjukkan peningkatan stabil dari 21,48 MPa (86%) pada 7 hari, 28,79 MPa (115%) pada 14 hari, hingga 34,08 MPa (136%) pada 28 hari. Thermal curing menghasilkan kuat tekan awal yang cukup tinggi 26,72 MPa (107%) pada 7 hari, namun peningkatannya lebih lambat menjadi 29,71 MPa (119%) pada 14 hari dan 32,64 MPa (130%) pada 28 hari. Penambahan Sikacim terbukti meningkatkan kinerja beton, dan setiap metode curing menunjukkan karakteristik tersendiri; membrane curing paling optimal, water curing stabil, dan thermal curing efektif di awal namun memerlukan kontrol suhu untuk hasil jangka panjang.

Kata Kunci : Beton, Kuat Tekan, Water Curing, Membrane Curing, Thermal Curing, Sikacim Concrete Additive.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Sipil S1
Depositing User: Sumadinata Arya
Date Deposited: 14 Aug 2025 06:37
Last Modified: 14 Aug 2025 06:37
URI: https://repository.uigm.ac.id/id/eprint/4967

Actions (login required)

View Item
View Item