AISYAH, AISYAH (2025) POLITIK KEHADIRAN PEREMPUAN PADA BADAN PERMUSYAWARATAN DESA RANTAU BAYUR KECAMATAN RANTAU BAYUR KABUPATEN BANYUASIN. Masters thesis, Universitas Indo Global Mandiri.
2021610036_AGU_2025_1 (1).pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB) | Request a copy
AISYAH_2021610036_ File Cover - Daftar Isi (1).pdf
Download (1MB) | Preview
AISYAH_2021610036_File Full Karya Ilmiah (1).pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB) | Request a copy
Abstract
Keterlibatan Perempuan dalam struktur Pemerintahan Desa telah diatur
secara tegas dalam Regulasi, termasuk dalam lembaga Badan Permusyawaratan
Desa (BPD). Namun, minimnya proporsi Perempuan dalam Badan
Permusyawaratan Desa mengakibatkan perhatian terhadap isu-isu yang berkaitan
dengan Perempuan menjadi kurang terfokus. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui tingkat Representasi Politik Perempuan dalam Badan
Permusyawaratan Desa di Desa Rantau Bayur Kecamatan Rantau Bayur Kabupaten
Banyuasin, faktor-faktor yang menjadi penghambat partisipasi Perempuan dalam
keanggotaan dan pengambilan keputusan di Badan Permusyawaratan Desa.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan metode pengumpulan data
melalui wawancara langsung, observasi dan dokumentasi, serta pendekatan
fenomenalogi. Analisis data menggunakan tahapan analisis kualitatif Miles dan
Huberman. Teori pada penelitian ini adalah Politik Kehadiran dari Anne Philips.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Representasi Politik Perempuan di
keanggotaan Badan Permusyawaratan Desa belum berjalan sebagaimana harapan
Regulasi dan Masyarakat. Representasi Politik Perempuan secara Deskriptif atau
kuantitas berdasarkan kuota 30% keterwakilan Perempuan di BPD sudah terpenuhi
dengan adanya satu orang keterwakilan Perempuan di keanggotaan BPD dari
seluruh jumlah BPD tujuh orang. Namun secara Substansif BPD keterwakilan
Perempuan belum dapat memberikan pengaruh secara signifikan. Sedangkan secara
Transformatif BPD keterwakilan Perempuan belum memiliki strategi untuk
mengatasi hambatan sistematik dan budaya. BPD keterwakilan perempuan secara
kinerja sudah menjalankan tugasnya sebagai anggota BPD Perempuan, Namun hal
ini belum mencapai tingkat yang maksimal ada beberapa faktor yang berkontribusi
dalam hal ini dan menjadi penghambat bagi BPD keterwakilan Perempuan
berpartisipasi aktif dalam keanggotaan dan proses pengambilan keputusan di BPD
(1) Kurangnya dukungan keluarga (2) Peran ganda (3) Faktor pendidikan (4) Faktor
usia.
Kata Kunci : Badan Permusyawaratan Desa, Representasi, Perempuan.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Subjects: | J Political Science > JA Political science (General) |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Pemerintahan dan Budaya > Ilmu Pemerintahan S1 |
| Depositing User: | mr. Perpustakaan UIGM |
| Date Deposited: | 21 Oct 2025 04:19 |
| Last Modified: | 21 Oct 2025 04:19 |
| URI: | https://repository.uigm.ac.id/id/eprint/5483 |
