MUHAMMAD ANDRIANSYAH, MUHAMMAD ANDRIANSYAH (2025) PERBANDINGAN KINERJA STRUKTUR GEDUNG DENGAN VARIASI MUTU BETON DAN WILAYAH GEMPA AKIBAT BEBAN GEMPA DENGAN METODE RESPON SPEKTRUM (STUDI KASUS: GEDUNG FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS IGM). Masters thesis, Universitas Indo Global Mandiri.
2019250063_AGU_2025_1 (1).pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB) | Request a copy
Muhammad Andriansyah_2019250063_File Cover-Daftar Isi.pdf
Download (2MB) | Preview
Muhammad Andriansyah_2019250063.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (10MB) | Request a copy
Abstract
Secara geologis Sumatera Selatan merupakan salah satu wilayah di Indonesia yang
dinilai cukup jarang terjadinya gempa, namun tidak sepenuhnya aman dan sering
kali mendapatkan pengaruh getaran gempa yang terjadi di wilayah yang berdekatan
sehingga diperlukan perencanaan desain struktur yang tahan terhadap beban gempa.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon dan kinerja struktur model
bangunan 7 lantai yang seragam pada wilayah Palembang, Jakarta, dan Palu, serta
menggunakan variasi spesifikasi mutu beton K-300, K-400 dan K-500 dengan
bantuan program analisis struktur ETABS. Respon struktur yang dianalisis berupa
gaya geser dasar, simpangan lateral, dan simpangan antar lantai. Sedangkan analisis
kinerja struktur yang dihasilkan berupa kinerja batas layan, batas ultimit dan
performance level berdasarkan ATC-40. Hasil analisis respon spektrum
menunjukkan urutan nilai gaya geser dasar pada wilayah Kota Jakarta dengan mutu
beton K-400 dan wilayah Kota Palu dengan mutu beton K-500 terhadap wilayah
Kota Palembang dengan Mutu Beton K-300 yaitu berturut-turut 51% dan 79%.
Besar perbandingan perpindahan lateral pada wilayah Kota Jakarta dengan mutu
beton K-400 dan wilayah Kota Palu dengan mutu beton K-500 terhadap wilayah
Kota Palembang dengan mutu beton K-300 adalah berturut-tutut 31% dan
39%.Besar perbandingan simpangan antar lantai pada wilayah Kota Jakarta dengan
mutu beton K-400 dan wilayah Kota Palu dengan mutu beton K-500 terhadap
wilayah Kota Palembang dengan mutu beton K-300 adalah berturut-turut sebesar
31% dan 39%. Hasil analisis kinerja struktur menunjukkan bahwa untuk wilayah
kota Palembang, Jakarta dan Palu berdasarkan pada nilai simpangan antar tingkat
dan simpangan antar tingkat maksimum terhadap pengaruh beban gempa rencana
menghasilkan kinerja batas layan kurang 0,017 m dan kinerjabatas ultimit kurang
dari 0,080 m, sehingga telah memenuhi syarat izin sesuai SNI1726-2019 dan masuk
pada kategori aman. Berdasarkan pada kinerja ATC-40 diperoleh untuk wilayah
kota palembang dengan mutu beton K-300 menghasilkan tingkat kinerja struktur
pada kategori “Immediate Occupancy” sedangkan untuk wilayah kota Jakarta
dengan mutu beton K-400 dan Palu dengan mutu beton K-500 menghasilkan tingkat
kinerja struktur pada kategori“Damage Control”.
Kata Kunci: Gempa Bumi, Respon Spektrum, Respon Struktur, Kinerja Struktur,
Wilayah Gempa, Mutu Beton, ATC-40.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Subjects: | L Education > L Education (General) |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Teknik Sipil S1 |
| Depositing User: | mr. Perpustakaan UIGM |
| Date Deposited: | 30 Oct 2025 01:09 |
| Last Modified: | 30 Oct 2025 01:09 |
| URI: | https://repository.uigm.ac.id/id/eprint/5516 |
