Muhammad Fariz Al-Hapis, Fariz and Imron, Imron and Avicenna, Avicenna (2026) PENGUKURAN TINGKAT KEBISINGAN DENGAN PERANGKAT INTERNET OF THINGS MENGACU PADA NILAI AMBANG BATAS DAN REKOMENDASI PENGENDALIAN K3 DI LINGKUNGAN KERJA PERUSAHAAN AIR MINUM. Masters thesis, Universitas Indo Global Mandiri.
Muhammad Fariz Al-Hapis_2022240001_File Hasil Pengecekan Plagiasi (1).pdf
Restricted to Repository staff only
Download (20MB) | Request a copy
Muhamad Fariz Al-Hapis_2022240001_K3_ File Cover - Daftar Isi.pdf
Download (3MB) | Preview
Muhamad Fariz Al-Hapis_2022240001_K3_File Full Karya Ilmiah.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB) | Request a copy
Abstract
Di lingkungan kerja, kebisingan termasuk salah satu faktor bahaya fisik yang
berpotensi menyebabkan gangguan pendengaran dan mengurangi produktivitas
pekerja jika melebihi Nilai Ambang Batas (NAB). Studi ini bertujuan untuk
menganalisis tingkat kebisingan di lingkungan kerja perusahaan air minum
menggunakan perangkat berbasis Internet of Things, mengevaluasi kepatuhannya
terhadap Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 5 Tahun 2018, dan
mengembangkan rekomendasi pengendalian berdasarkan hierarki pengendalian
Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Studi ini menggunakan metode deskriptif
kuantitatif dengan mengukur tingkat kebisingan di tiga lokasi, yaitu ruang pompa,
Water Treatment Plant (WTP), dan area kantor. Pengukuran dilakukan selama 7
hari berturut-turut dengan durasi 8 jam per hari menggunakan perangkat
pemantauan berbasis IoT yang mampu merekam data secara reall-time. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa tingkat kebisingan rata-rata tertinggi berada di
ruang pompa sebesar 244,5 dB(A), diikuti oleh area WTP sebesar 74,2 dB(A),
sedangkan rata-rata terendah berada di area kantor sebesar 53,2 dB(A). Hasil
evaluasi menunjukkan bahwa tingkat kebisingan di ruang pompa melebihi NAB 85
dB(A) untuk paparan kerja selama 8 jam, sedangkan area WTP di bawah NAB dan
area kantor masih memenuhi standar kebisingan kantor 55 - 65 dB(A). Perbedaan
tingkat kebisingan di setiap lokasi berkaitan dengan kondisi operasional di setiap
area. Disarankan untuk menerapkan, pengunakan komponan mesin yang memiliki
Tingkat kebisingan yang lebih rendah, memasang peredam,memasang tanda
peringatan bahaya kebisingan, menggunakan alat pelindung pendengaran, dan
pemantauan kebisingan berbasis IoT secara berkelanjutan.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Subjects: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Keselamatan dan Kesehatan Kerja D4 |
| Depositing User: | Fariz Muhammad Fariz Al-Hapis Zaini |
| Date Deposited: | 21 Jul 2026 04:26 |
| Last Modified: | 31 Jul 2026 04:05 |
| URI: | https://repository.uigm.ac.id/id/eprint/6635 |
