Search for collections on Universitas Indo Global Mandiri Repository

Hubungan Intensitas Pencahayaan dengan Kelelahan Mata pada Pekerja Kantor Depolokomotif PT KAI

Jelita, Sal-sabulah and Agus, Agus Geter Edy Sutjipto and Imron, Imron (2026) Hubungan Intensitas Pencahayaan dengan Kelelahan Mata pada Pekerja Kantor Depolokomotif PT KAI. Masters thesis, universitas indo global mandiri.

[thumbnail of 2022240011_JUL_2026_1_compressed.pdf] Text
2022240011_JUL_2026_1_compressed.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (12MB) | Request a copy
[thumbnail of JELITA SAL-SABILAH_2022240011_FILE COVER-DAFTAR ISI (1).pdf]
Preview
Text
JELITA SAL-SABILAH_2022240011_FILE COVER-DAFTAR ISI (1).pdf

Download (3MB) | Preview
[thumbnail of JELITA SAL-SABILAH_2022240011_FILE FULL KARYA ILMIAH (1).pdf] Text
JELITA SAL-SABILAH_2022240011_FILE FULL KARYA ILMIAH (1).pdf
Restricted to Repository staff only

Download (7MB) | Request a copy

Abstract

HUBUNGAN INTENSITAS PENCAHAYAAN DENGAN KELELAHAN MATA PADA PEKERJA KANTOR DEPO LOKOMOTIF PT KAI

Salah satu aspek fisik tempat kerja yang memengaruhi kemungkinan kelelahan mata dan kenyamanan visual adalah pencahayaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk meneliti hubungan antara intensitas pencahayaan dan kelelahan mata di antara karyawan di Kantor Depo Lokomotif PT KAI Kertapati. Dengan 25 partisipan, penelitian ini menggunakan metodologi kuantitatif. Perangkat pemantauan berbasis Internet of Things (IoT) dengan sensor BH1750 digunakan untuk menilai intensitas pencahayaan, dan kuesioner digunakan untuk mengukur kelelahan mata. Lima area pekerjaan Administrasi, Supervisor Depo, Fasilitas, Gudang, dan Daily Check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata intensitas pencahayaan seluruh ruangan berada di atas standar 300 lux, yaitu 401,1 lux, 396,3 lux, 463 lux, 371,9 lux, dan 632 lux. Namun, masih ditemukan fluktuasi pencahayaan, nilai minimum di bawah 300 lux, serta nilai maksimum hingga 1000 lux pada waktu tertentu. Sebanyak 15 pekerja (60%) mengalami kelelahan mata, sedangkan 10 pekerja (40%) tidak mengalami kelelahan mata. Uji Spearman Rank menunjukkan tidak terdapat hubungan signifikan antara intensitas pencahayaan dengan kelelahan mata (r=0,180; p=0,390). Analisis tambahan menunjukkan bahwa umur, masa kerja, dan riwayat penyakit mata berkaitan dengan kelelahan mata. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kelelahan mata bersifat multifaktorial, sehingga perbaikan perlu difokuskan pada pemerataan pencahayaan, pengendalian silau, pemeriksaan kesehatan mata, dan penerapan ergonomi visual.
Kata kunci: intensitas pencahayaan, kelelahan mata, pekerja, kesehatan kerja, ergonomi visual

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions: Fakultas Teknik > Keselamatan dan Kesehatan Kerja D4
Depositing User: JELITA SAL-SABILAH JELITA
Date Deposited: 03 Aug 2026 09:22
Last Modified: 03 Aug 2026 09:22
URI: https://repository.uigm.ac.id/id/eprint/6757

Actions (login required)

View Item
View Item