Search for collections on Universitas Indo Global Mandiri Repository

Perbandingan K-Nearest Neighbor dan Naive Bayes dalam Klasifikasi Penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut di Puskesmas Dempo

Pratiwi, Ajeng Sukma and Heriansyah, Rudi and Irfani, Muhammad Haviz (2026) Perbandingan K-Nearest Neighbor dan Naive Bayes dalam Klasifikasi Penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut di Puskesmas Dempo. Masters thesis, Universitas Indo Global Mandiri.

[thumbnail of Ajeng Sukma Pratiwi_2022110013_File Full Karya Ilmiah.pdf] Text
Ajeng Sukma Pratiwi_2022110013_File Full Karya Ilmiah.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB) | Request a copy
[thumbnail of Ajeng Sukma Pratiwi_2022110013_File Cover - Daftar Isi.pdf]
Preview
Text
Ajeng Sukma Pratiwi_2022110013_File Cover - Daftar Isi.pdf

Download (1MB) | Preview
[thumbnail of 202211013_AGU_2026_1.pdf] Text
202211013_AGU_2026_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (20MB) | Request a copy

Abstract

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) menjadi tantangan kesehatan utama di Indonesia karena penyebarannya yang cepat dan kemiripan gejalanya dengan penyakit pernapasan lain yang sering menghambat efisiensi diagnosis. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kinerja metode K-Nearest Neighbor (KNN) dan Naive Bayes dalam mengklasifikasikan status diagnosis ISPA dan Non-ISPA di Puskesmas Dempo berdasarkan pola kombinasi delapan indikasi gejala klinis pasien dengan rasio pembagian data (splitting data) 80:20 guna menentukan model klasifikasi yang paling optimal.
Metodologi penelitian menggunakan 200 rekam medis pasien yang mencakup delapan indikasi gejala klinis utama, yaitu demam, batuk, pilek, hidung tersumbat, sesak napas, sakit tenggorokan, sakit kepala, dan kelelahan. Tahap pra-pemrosesan data dilakukan melalui pembersihan data (data cleaning), seleksi fitur (feature selection), dan transformasi data (encoding) untuk memastikan kualitas input model. Pengujian model diimplementasikan menggunakan bahasa pemrograman Python pada platform Google Colaboratory. Kinerja model dievaluasi berdasarkan parameter accuracy, precision, recall, dan F1-score yang diperoleh melalui perhitungan confusion matrix.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Naive Bayes mencapai performa yang lebih superior dibandingkan KNN dengan tingkat akurasi sebesar 75,00%, presisi 79,17%, recall 79,17%, dan F1-Score sebesar 79,17%. Model Naive Bayes terbukti lebih stabil dan andal dalam mengklasifikasikan data dibandingkan KNN yang memiliki akurasi 72,50% dengan F1-Score 76,60%. Berdasarkan hasil tersebut, metode Naive Bayes ditetapkan sebagai model klasifikasi yang paling optimal untuk mengidentifikasi status penyakit ISPA di Puskesmas Dempo.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions: Fakultas Ilmu Komputer dan Sains > Teknik Informatika S1
Depositing User: miss Ajeng Sukma Pratiwi
Date Deposited: 07 Aug 2026 07:26
Last Modified: 07 Aug 2026 07:26
URI: https://repository.uigm.ac.id/id/eprint/6881

Actions (login required)

View Item
View Item