Search for collections on Universitas Indo Global Mandiri Repository

PERBANDINGAN METODE MONTE CARLO DAN METODE SINGLE MOVING AVERAGE DALAM PREDIKSI PENJUALAN BIBIT KELAPA SAWIT DI CV. RAGIL ANUGRAH

Ghozali, Fauzi Akmal and Gasim, Gasim and Mair, Zaid Romegar (2026) PERBANDINGAN METODE MONTE CARLO DAN METODE SINGLE MOVING AVERAGE DALAM PREDIKSI PENJUALAN BIBIT KELAPA SAWIT DI CV. RAGIL ANUGRAH. Masters thesis, Universitas Indo Global Mandiri.

[thumbnail of FauziAkmalGhozali_2020110067_File Cover-Daftar Isi.pdf]
Preview
Text
FauziAkmalGhozali_2020110067_File Cover-Daftar Isi.pdf

Download (776kB) | Preview
[thumbnail of 2020110067_AGU_2026_1.pdf] Text
2020110067_AGU_2026_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (11MB) | Request a copy
[thumbnail of FauziAkmalGhozali_2020110067_File Full Karya Ilmiah.pdf] Text
FauziAkmalGhozali_2020110067_File Full Karya Ilmiah.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini bertujuan membandingkan metode Simulasi Monte Carlo dan Single Moving Average dalam memprediksi penjualan bibit kelapa sawit di CV Ragil Anugrah yang menghadapi fluktuasi permintaan dan ketidakpastian pasar. Data yang digunakan berupa penjualan bulanan Januari 2023 – Desember 2024 untuk dua jenis bibit, yaitu DxP PPKS dan Topaz.
Simulasi Monte Carlo dilakukan melalui pembentukan distribusi probabilitas, distribusi kumulatif, penentuan interval bilangan acak, serta pembangkitan angka acak menggunakan fungsi RAND() pada Microsoft Excel untuk menghasilkan prediksi. Hasilnya menunjukkan total penjualan DxP PPKS sebesar 16.532 batang dengan akurasi 89,58%, nilai MAPE 10,42%, dan RMSE 165,65 Sedangkan untuk bibit Topaz sebesar 15.491 batang dengan akurasi 88,70%, dengan nilai MAPE 11,30%, dan RMSE 193,74.
Sementara itu, Single Moving Average orde 3 digunakan untuk menghitung rata-rata tiga periode sebelumnya dengan evaluasi akurasi menggunakan Mean Absolute Percentage Error (MAPE) , menghasilkan akurasi 91,06% untuk DxP PPKS dengan nilai MAPE 8,94% dan RMSE 153,89. Untuk Topaz, akurasi mencapai 90,97% dengan nilai MAPE 9,03% dan RMSE 146,62 yang termasuk kategori sangat baik karena dibawah 10%.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Single Moving Average terbukti memiliki tingkat akurasi yang lebih tinggi dan stabil untuk prediksi jangka pendek di CV Ragil Anugrah dengan rata rata RMSE 150,26, dibandingkan metode Monte Carlo yang memiliki rata rata RMSE 179,20.
Kata Kunci : Prediksi Penjualan, Monte Carlo, Single Moving Average, Bibit Sawit, MAPE

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Fakultas Ilmu Komputer dan Sains > Teknik Informatika S1
Depositing User: Mr Fauzi Akmal Ghozali
Date Deposited: 13 Aug 2026 06:35
Last Modified: 13 Aug 2026 06:35
URI: https://repository.uigm.ac.id/id/eprint/6984

Actions (login required)

View Item
View Item