Anggara, Wisnu Putra and Kospa, Herda Sabriyah Dara and Hamim, SumiAmariena (2026) Evaluasi Kesesuaian Lahan Untuk Pengembangan Kawasan Di Kecamatan Jakabaring Kota Palembang Berbasis Sistem Informasi Geografis. Masters thesis, Universitas Indo Global Mandiri.
WISNU PUTRA ANGGARA_2022280033_FILE COVER-DAFTAR ISI.pdf
Download (764kB) | Preview
WISNU PUTRA ANGGARA_2022280033_FILE FULL KARYA ILMIAH.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (4MB) | Request a copy
WISNU PUTRA ANGGARA_2022280033_TURNITIN UIGM.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (20MB) | Request a copy
Abstract
Kecamatan Jakabaring merupakan salah satu kawasan strategis di Kota Palembang
yang berkembang pesat sebagai pusat olahraga, pariwisata, dan permukiman,
namun secara historis merupakan daerah rawa dengan karakteristik lahan basah
yang rentan terhadap banjir. Perkembangan yang pesat tanpa didukung evaluasi
kesesuaian lahan yang memadai berpotensi menimbulkan permasalahan lingkungan
dan tata ruang di masa mendatang. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi
kesesuaian lahan bagi pengembangan kawasan di Kecamatan Jakabaring, Kota
Palembang, berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG). Metode yang digunakan
adalah metode kuantitatif deskriptif dengan teknik weighted overlay terhadap lima
parameter fisik, yaitu kerawanan banjir (bobot 30%), jenis tanah (25%), kemiringan
lereng (20%), aksesibilitas jaringan jalan (15%), dan penggunaan lahan eksisting
(10%), yang selanjutnya diklasifikasikan mengacu pada standar FAO (1976) ke
dalam kelas S1 (Sangat Sesuai), S2 (Cukup Sesuai), S3 (Sesuai Marginal), dan N
(Tidak Sesuai). Hasil analisis menunjukkan bahwa kelas S2 mendominasi wilayah
penelitian seluas 527,40 ha (45%), diikuti kelas S3 seluas 457,08 ha (39%), kelas
S1 seluas 164,08 ha (14%), dan kelas N seluas 23,44 ha (2%). Hasil kesesuaian
lahan fisik tersebut selanjutnya diintegrasikan dengan pola ruang Rencana Tata
Ruang Wilayah (RTRW) berdasarkan Peraturan Menteri ATR/BPN Nomor 5
Tahun 2024 untuk menyusun arahan pengembangan kawasan, yang menghasilkan
lima kategori arahan, yaitu Prioritas Pengembangan Tinggi (12%), Prioritas
Pengembangan Sedang (38%), Pengembangan Terbatas (30%), Tidak
Direkomendasikan (2%), dan Dipertahankan Sesuai Fungsi RTRW (18%).
Penelitian ini menegaskan bahwa pengembangan Kecamatan Jakabaring perlu
mempertimbangkan kelayakan fisik lahan sekaligus kesesuaiannya dengan
kebijakan tata ruang yang berlaku, agar pembangunan yang dilakukan tetap
berkelanjutan dan tidak melanggar fungsi lindung yang telah ditetapkan.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Subjects: | G Geography. Anthropology. Recreation > GA Mathematical geography. Cartography T Technology > T Technology (General) |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Perencanaan Wilayah dan Kota S1 |
| Depositing User: | Wisnu Putra Anggara |
| Date Deposited: | 12 Aug 2026 01:32 |
| Last Modified: | 12 Aug 2026 01:32 |
| URI: | https://repository.uigm.ac.id/id/eprint/7002 |
