Ningrum, Shendy Aji Pangestu and Usman, Fathoni and Devi, Debby Sinta (2026) Evaluasi Kinerja Inelastis Struktur Gedung Irregular Sudut dalam Menggunakan Nonlinear Static Prosedure (NSP) dengan Variasi Distribusi Beban Lateral dan Efek P-Delta. Masters thesis, Fakultas Teknik.
Shendy Aji Pangestu Ningrum_2022250063_File Cover-Daftar isi.pdf
Download (3MB) | Preview
Shendy Aji Pangestu Ningrum_2022250063_ File Full Karya Ilmiah.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (13MB) | Request a copy
2022250063_AGU_2026_1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (26MB) | Request a copy
Abstract
Perkembangan pembangunan gedung bertingkat dengan konfigurasi denah tidak beraturan (irregular) semakin meningkat seiring dengan tuntutan arsitektur modern. Salah satu bentuk ketidakberaturan yang sering dijumpai adalah re-entrant corner, yang dapat menyebabkan distribusi gaya lateral tidak merata, konsentrasi tegangan pada sudut dalam, serta meningkatkan pengaruh efek P-Delta saat struktur menerima beban gempa. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kinerja inelastis struktur gedung dengan ketidakberaturan sudut dalam menggunakan Nonlinear Static Procedure (NSP) melalui variasi bentuk denah dan mempertimbangkan efek P-Delta. Penelitian menggunakan metode kuantitatif berbasis simulasi numerik dengan perangkat lunak ETABS v23. Model yang dianalisis terdiri atas empat variasi denah, yaitu persegi beraturan, persegi re-entrant corner, bentuk L beraturan, dan bentuk L re-entrant corner. Analisis dilakukan berdasarkan SNI 1726:2019, SNI 2847:2019, ATC-40, dan FEMA 356 dengan mengevaluasi kurva kapasitas, gaya geser dasar (base shear), pembentukan sendi plastis, level kinerja struktur, pengaruh efek P-Delta, dan distribusi tegangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk denah memengaruhi kinerja inelastis struktur. Model persegi beraturan memiliki kapasitas terbesar dengan gaya geser dasar maksimum 7.165,85 kN, sedangkan model bentuk L re-entrant corner memiliki kapasitas terkecil sebesar 5.392,71 kN atau mengalami penurunan kapasitas 24,74% pada arah X. Seluruh model berada pada tingkat kinerja Immediate Occupancy (IO), namun model dengan re-entrant corner menunjukkan pembentukan sendi plastis lebih cepat, konsentrasi tegangan lebih tinggi pada sudut dalam, serta penurunan kekakuan akibat efek P-Delta. Penurunan kekakuan terbesar mencapai 30,5% pada model bentuk L re-entrant corner arah X. Penelitian ini menunjukkan bahwa variasi bentuk denah dan keberadaan re-entrant corner memengaruhi kapasitas, kekakuan, dan respons inelastis struktur. Hasil penelitian mendukung SDG 9 (Industry, Innovation and Infrastructure) dan SDG 11 (Sustainable Cities and Communities) melalui pengembangan evaluasi kinerja struktur untuk perencanaan bangunan tahan gempa yang lebih aman dan berkelanjutan.
Kata kunci: Nonlinear Static Procedure (NSP), Re-entrant Corner, Kinerja Inelastis, ETABS, Efek P-Delta, Pushover Analysis.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Subjects: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Teknik Sipil S1 |
| Depositing User: | Shendy Aji Pangestu Ningrum |
| Date Deposited: | 14 Aug 2026 08:24 |
| Last Modified: | 14 Aug 2026 08:24 |
| URI: | https://repository.uigm.ac.id/id/eprint/7120 |
