Herawati, Ariana and Febriyanti, Doris and Amaliatulwalidain, Amaliatulwalidain (2026) Consolidated Framework for Implementation Reserach (CFIR) 2.0 Sistem e-Layanan Kepegawaian pada Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumatera Selatan. Masters thesis, Universitas Indo Global Mandiri.
ArianaHerawati_2022610043_File Cover- Daftar Isi.pdf
Download (1MB) | Preview
ArianaHerawati_2022610043_File Full Karya Ilmiah.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (4MB) | Request a copy
2022610080_AGU_2026_1 .pdf
Restricted to Repository staff only
Download (13MB) | Request a copy
Abstract
Pengelolaan administrasi yang efektif membutuhkan proses implementasi
inovasi digital. Salah satu inovasi dalam e-Government yang dikembangkan oleh
Badan Kepegawaian Daerah (BKD) yaitu e-Layanan Kepegawaian dan terintegrasi
melalui Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian (SIMPEG). Sistem ini telah di
adopsi oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD, termasuk Dinas
Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumatera Selatan yang menjadi lokus dalam
penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi sistem e
Layanan Kepegawaian di Diskominfo Provinsi Sumsel.
Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan
metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara,
penyebaran lembar pertanyaan sebagai data pendukung, serta dokumentasi.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa peran Diskominfo Provinsi
Sumsel dalam operasional e-Layanan Kepegawaian ditinjau melalui kerangka
analisis CFIR dan konsep e-Governmnet indrajit (2016) sebagai acuan standar ideal
digitalisasi. Kerangka analisis CFIR pada indikator Keunggulan inovasi cukup
berhasil karena telah meningkatkan efesiensi waktu dan penerapan konsep
paperless. Pada indikator faktor eskternal belum optimal karena masih terjadi
keterlambatan verifikasi dari pihak pengelola (BKD), pada indikator faktor internal
belum optimal karena ketidaktiadaan SOP yang mengatur terkait SPBE di
Diskominfo, pada indikator karakteristik individu cukup berhasil karena SDM
cukup adaptif dan responsif terhadap inovasi digital, pada indikator proses
implementasi cukup optimal karena pimpinan rutin memberi arahan serta adanya
monitoring dan evaluasi yang sering dilakukan.
Dengan kondisi tersebut, peneliti menyimpulkan bahwa implementasi
sistem e-Layanan Kepegawaian di Diskominfo Provinsi Sumsel belum mencapai
pada tahapan perwujudan penerapan dan pengembangan e-Governmnet yang
optimal. Peneliti menyarankan agar Diskominfo Provinsi Sumatera Selatan
menyusun SOP resmi terkait pengurusan SPBE, meningkatkan kapasitas server
jaringan, serta menyelenggarakan pelatihan rutin guna meningkatkan pemahaman
dan pemanfaatan sistem oleh pegawai. Selain itu, BKD disarankan menambah
kapsitas SDM pengelolaan e-Layanan Kepegawaian agar mampu meningkatkan
efesiensi layanan administrasi yang lebih responsif,efektif dan layanan administrasi
yang efesiensi.
Kata Kunci: Sistem e-Layanan Kepegawaian, e-Government, CFIR, Diskomifo
Provinsi Sumsel
xvii
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Subjects: | J Political Science > JA Political science (General) J Political Science > JS Local government Municipal government |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Pemerintahan dan Budaya > Ilmu Pemerintahan S1 |
| Depositing User: | Unnamed user with email [email protected] |
| Date Deposited: | 26 Aug 2026 01:52 |
| Last Modified: | 26 Aug 2026 01:52 |
| URI: | https://repository.uigm.ac.id/id/eprint/7195 |
