Search for collections on Universitas Indo Global Mandiri Repository

ANALISIS KAPASITAS DRAINASE TERHADAP KEJADIAN BANJIR DI LORONG KEBON RAYA GANG MANGGA KELURAHAN BUKIT LAMA MENGGUNAKAN EPA SWMM 5.2

Prasetya, Agung Kurniawan and Destania, Henggar Risa and Baniva, Ratih (2026) ANALISIS KAPASITAS DRAINASE TERHADAP KEJADIAN BANJIR DI LORONG KEBON RAYA GANG MANGGA KELURAHAN BUKIT LAMA MENGGUNAKAN EPA SWMM 5.2. Masters thesis, Universitas Indo Global Mandiri.

[thumbnail of Agung Kurniawan Prasetya_2022250001_FILEFULL SKRIPSI.pdf] Text
Agung Kurniawan Prasetya_2022250001_FILEFULL SKRIPSI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (15MB) | Request a copy
[thumbnail of AGUNG KURNIAWAN PRASETYA_2022250001_DAFTAR ISI.pdf]
Preview
Text
AGUNG KURNIAWAN PRASETYA_2022250001_DAFTAR ISI.pdf

Download (4MB) | Preview
[thumbnail of 2022250001_AGU_2026_1.pdf] Text
2022250001_AGU_2026_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (22MB) | Request a copy

Abstract

Permasalahan genangan dan banjir pada kawasan perkotaan dapat terjadi ketika debit limpasan yang masuk ke jaringan drainase melebihi kapasitas saluran yang tersedia. Penelitian ini dilakukan di Lorong Kebon Raya Gang Mangga, Kelurahan Bukit Lama, Kota Palembang, untuk menganalisis debit limpasan dan kapasitas saluran drainase
berdasarkan kondisi jaringan eksisting serta hasil pemodelan EPA SWMM 5.2. Data yang digunakan terdiri atas data primer berupa dimensi, panjang, elevasi, dan kondisi saluran, serta data sekunder berupa curah hujan harian maksimum tahun 2016–2025 dari Pos Hujan Tanjung Barangan dan data tata guna lahan. Analisis hidrologi dilakukan menggunakan distribusi Log Pearson Tipe III dengan kala ulang 5 tahun, analisis intensitas hujan metode Mononobe, penyusunan hyetograph menggunakan Alternating Block Method (ABM), serta perhitungan debit limpasan dengan Metode Rasional. Selanjutnya, jaringan drainase dimodelkan menggunakan EPA SWMM 5.2 dan kapasitas hidraulik saluran dihitung menggunakan Persamaan Manning. Hasil simulasi pada 38 daerah tangkapan menunjukkan debit limpasan puncak berkisar antara 0,09–4,84 m³/detik, dengan debit terbesar sebesar 4,84 m³/detik pada DTA37. Dari 64 ruas saluran yang dievaluasi, 26 ruas belum memenuhi kapasitas. Pada lokasi tinjauan, enam saluran yaitu C20, C24, C25, C26, C27, dan C29 memiliki tingkat pemanfaatan kapasitas masingmasing sebesar 133,33%, 144,31%, 288,89%, 105,23%, 163,00%, dan 129,00%, sehingga seluruhnya belum memenuhi kapasitas eksisting. Berdasarkan hasil evaluasi, dilakukan rekomendasi peningkatan dimensi keenam saluran untuk meningkatkan kapasitas pengaliran terhadap debit hasil simulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemodelan
EPA SWMM 5.2 dapat digunakan untuk mengevaluasi kondisi kapasitas jaringan drainase dan menjadi dasar penentuan saluran yang memerlukan peningkatan kapasitas.
Kata Kunci: drainase perkotaan; EPA SWMM 5.2; kapasitas saluran

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
T Technology > TC Hydraulic engineering. Ocean engineering
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Sipil S1
Depositing User: Agung Kurniawan Prasetya
Date Deposited: 01 Sep 2026 02:38
Last Modified: 01 Sep 2026 02:38
URI: https://repository.uigm.ac.id/id/eprint/7384

Actions (login required)

View Item
View Item