Minaka, Utari Sriwijaya and Amalia, Ghina and Zakia, Sitirohmatu (2026) ANALISIS PERBANDINGAN KAPASITAS DUKUNG PONDASI BORED PILE BERDASARKAN DATA SPT DAN LABORATORIUM TERHADAP METODE ELEMEN HINGGA. Masters thesis, fakultas teknik.
SITI ROHMATUZAKIA__2022250071_FILE COVER-DAFTAR ISI.pdf
Download (938kB) | Preview
SITI ROHMATUZAKIA__2022250071_FILE SKRIPSI FULLL.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB) | Request a copy
2022250071_AGU_2026_1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (18MB) | Request a copy
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan kemampuan
pondasi bored pile dalam menahan beban berdasarkan data uji Standard
Penetration Test (SPT) serta parameter hasil pengujian di laboratorium,
sekaligus mengevaluasi bagaimana pondasi tersebut berdeformasi menggunakan
metode elemen hingga. Penelitian dilakukan di lokasi yang direncanakan untuk
pembangunan Jembatan Gantung di Desa Anyar, Kecamatan Buay Pemuka
Bangsa Raja, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, Sumatera Selatan. Data
yang digunakan mencakup data SPT pada titik BH01-A1, hasil pengujian sifat
fisik dan mekanik tanah di laboratorium, serta data geometri pondasi
berdasarkan dokumen perencanaan. Analisis kapasitas dukung dilakukan dengan
metode Meyerhof secara empiris, sedangkan untuk pemodelan numerik
digunakan PLAXIS 2D dengan model konstitutif Mohr-Coulomb. Hasil analisis
menunjukkan bahwa dari data SPT didapatkan nilai tahanan ujung sebesar
11.854,08 kN, tahanan selimut sebesar 791,91 kN, kapasitas dukung ultimit
sebesar 12.645,87 kN, serta kapasitas dukung izin sebesar 5.058,35 kN dengan
faktor keamanan sebesar 2,5. Sementara itu, berdasarkan hasil uji laboratorium
diperoleh nilai daya dukung ujung sebesar 58,81 kN, daya dukung selimut
sebesar 272,33 kN, kapasitas dukung ultimate sebesar 274,69 kN, dan kapasitas
dukung yang diizinkan sebesar 109,88 kN. Hasil tersebut menunjukkan bahwa
kapasitas dukung berdasarkan data SPT lebih besar dibandingkan hasil yang
didasarkan pada parameter laboratorium, terutama karena perbedaan nilai
tahanan ujung yang diperoleh dari kedua metode tersebut. Selanjutnya, hasil
pemodelan PLAXIS 2D menunjukkan bahwa pondasi tiang kelompok
mengalami penurunan maksimum sebesar 27,48 mm. Penelitian ini
menunjukkan bahwa cara memilih data dan parameter tanah memiliki pengaruh
besar terhadap hasil analisis kapasitas dukung, sedangkan menggunakan
pemodelan numerik memberikan informasi tambahan mengenai bagaimana
pondasi bereaksi terhadap beban yang diberikan.
Kata kunci: bored pile, kapasitas dukung, SPT, laboratorium, Meyerhof,
PLAXIS 2D.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Subjects: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Teknik Sipil S1 |
| Depositing User: | Sitirohmatu Zakia |
| Date Deposited: | 04 Sep 2026 07:45 |
| Last Modified: | 04 Sep 2026 07:45 |
| URI: | https://repository.uigm.ac.id/id/eprint/7546 |
