Analisis Kesehatan Vegetasi Disekitar Gunung Marapi Sebelum dan Sesudah Terjadinya Letusan Gunung Marapi Provinsi Sumatera Barat Menggunakan Metode NDVI

Kurnia, Septina Tri and Putri, Debi Nadia (2025) Analisis Kesehatan Vegetasi Disekitar Gunung Marapi Sebelum dan Sesudah Terjadinya Letusan Gunung Marapi Provinsi Sumatera Barat Menggunakan Metode NDVI. Diploma thesis, Universitas Indo Global Mandiri.

[thumbnail of 2021270017_MAR_2025_2-1.pdf] Text
2021270017_MAR_2025_2-1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (13MB) | Request a copy
[thumbnail of Septina Tri Kurnia_2021270017_File Cover - Daftar Isi.pdf] Text
Septina Tri Kurnia_2021270017_File Cover - Daftar Isi.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of Septina Tri Kurnia_2021270017_File Full Karya Ilmiah.pdf] Text
Septina Tri Kurnia_2021270017_File Full Karya Ilmiah.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (8MB) | Request a copy

Abstract

Gunung Marapi terletak di dua wilayah, yaitu Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar, Sumatra Barat. Gunung ini tiba-tiba mengalami erupsi pada Minggu (3/12/2023) sekitar pukul 14.53 WIB, saat berstatus Level II atau waspada. Dinas Pertanian Kabupaten Agam, Sumatra Barat, mencatat lebih dari 2.000 hektare lahan pertanian terdampak abu vulkanik dan pasir akibat erupsi tersebut. Masyarakat juga dihimbau untuk tidak memasuki atau melakukan aktivitas dalam radius 4,5 kilometer dari puncak erupsi.
Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui perubahan kesehatan lahan vegetasi sebelum dan setelah terjadi letusan Gunung Marapi, Mengetahui perubahan vegetasi yang sangat signifikan setelah terjadinya letusan gunung marapi. Metode yang digunakan untuk mendeteksi kerapatan vegetasi adalah metode NDVI. Metode NDVI digunakan untuk mengetahui perbandingan luasan yang bervegetasi sebelum dan sesudah letusan gunung marapi. Data yang digunakan dalam penelitian ini berupa citrasatelit landsat 8 tahun 2023 dan 2024, data administrasi Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar.
Pada tahun 2023 sebelum terjadinya letusan Gunung Marapi luas lahan yang bervegetasi sangat luas yaitu, seluas 262277.4 ha atau 78%, luas lahan yang tingkat vegetasinya sedang seluas 23306.6 ha atau 7%, tingkat vegetasi rendah seluas 20335.8 ha atau 6%, luas tingkat vegetasi sangat rendah memiliki luas 17365.0 ha atau 5% dan luas lahan yang tidak bervegetasi seluas 14394.3 ha atau 4%. Pada tahun 2024 saat terjadinya letusan Gunung Marapi, tingkat vegetasi pada wilayah Gunung Marapi sangat menurun. Luas tingkat vegetasi sangat tinggi menurun 14% menjadi 230215.7 ha atau 64%, luas tingkat vegetasi sedang meningkat 8% menjadi 53093.7 ha atau 15%, luas tingkat vegetasi rendah meningkat 4 % menjadi 35429.0 ha atau 10%, luas tingkat vegetasi sangat rendah meningkat 3 % menjadi 27971.8 ha atau 8% dan tingkat yang tidak bervegetasi memiliki luas 12993.6 ha atau 4%.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > G Geography (General)
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Survei dan Pemetaan D3
Depositing User: A.Md.T. Septina Tri Kurnia
Date Deposited: 21 Mar 2025 04:21
Last Modified: 21 Mar 2025 04:21
URI: http://repository.uigm.ac.id/id/eprint/4264

Actions (login required)

View Item
View Item