Sanputra, Arya Damara and Setiawan, Herri and Purnamasari, Evi (2026) Analisis Tren dan Pola Transaksi Obat Menggunakan K-Means Clustering dengan Evaluasi Silhouette Coefficient (Studi Kasus : Apotek Pakjo Medika ). Masters thesis, Universitas Indo Global Mandiri.
Arya Damara Sanputra_2022110012_File Full Karya Ilmiah.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB) | Request a copy
Arya Damara Sanputra_2022110012_File Cover-Daftar Isi.pdf
Download (618kB) | Preview
2022110012_AGU_2026_1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (16MB) | Request a copy
Abstract
Apotek Pakjo Medika mencatat data transaksi penjualan obat secara rutin, namun data tersebut hanya tersimpan sebagai arsip dan belum dimanfaatkan untuk mengetahui tren maupun pola transaksi. Kondisi tersebut menimbulkan permasalahan mengenai bagaimana tren transaksi obat yang terjadi, bagaimana pola transaksi yang terbentuk, serta berapa jumlah Cluster yang paling optimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis tren dan pola transaksi obat serta menentukan jumlah Cluster optimal berdasarkan karakteristik frekuensi transaksi pada periode April 2025 sampai April 2026. Data yang digunakan berupa 11.401 baris transaksi yang diolah melalui tahapan Knowledge Discovery in Database (KDD). Setelah proses data cleaning dan pemisahan item non-obat diperoleh 9.135 baris transaksi obat dengan 887 jenis item unik, kemudian dipilih 20 item dengan frekuensi transaksi tertinggi sebagai variabel penelitian sehingga terbentuk matriks 13 periode kali 20 variabel. Data dinormalisasi menggunakan Min-Max Normalization dan dianalisis menggunakan metode K-Means Clustering dengan inisialisasi K-Means++ pada K=2 sampai K=5, kemudian dievaluasi menggunakan Silhouette Coefficient. Hasil penelitian menunjukkan transaksi obat berfluktuasi antara 522 sampai 998 transaksi per bulan dengan rata-rata 702,69 transaksi dan mencapai puncak pada Oktober 2025. Nilai Silhouette Coefficient tertinggi diperoleh pada K=2 sebesar 0,150347 sehingga ditetapkan sebagai jumlah Cluster optimal. Hasil Clustering membentuk Cluster Tinggi yang beranggotakan enam periode berurutan dari Agustus 2025 sampai Januari 2026 dengan rata-rata 9,741667 transaksi per jenis obat per bulan, serta Cluster Rendah yang beranggotakan tujuh periode dengan rata-rata 6,178571 transaksi. Seluruh perhitungan manual menghasilkan nilai yang sama dengan keluaran program. Berdasarkan hasil eksperimen pada dataset penelitian ini, K-Means++ memberikan hasil yang lebih baik dibandingkan K-Means konvensional. Disimpulkan bahwa aktivitas transaksi obat terbagi menjadi dua pola intensitas yang dapat dijadikan dasar dalam perencanaan pengadaan dan pengelolaan persediaan obat di Apotek Pakjo Medika.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Subjects: | Q Science > Q Science (General) T Technology > T Technology (General) |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Komputer dan Sains > Teknik Informatika S1 |
| Depositing User: | Mr Arya Damara Sanputra |
| Date Deposited: | 26 Aug 2026 02:35 |
| Last Modified: | 26 Aug 2026 02:35 |
| URI: | https://repository.uigm.ac.id/id/eprint/7208 |
