Search for collections on Universitas Indo Global Mandiri Repository

Perbandingan Efisiensi Waktu Deteksi (MTTD) dan Waktu Remediasi (MTTR) antara Pendekatan Konvensional dan DevSecOps pada Pipeline GitOps Sistem PMB UIGM

Barasetia, Billy and Setiawan, Herri and Mair, Zaid Romegar (2026) Perbandingan Efisiensi Waktu Deteksi (MTTD) dan Waktu Remediasi (MTTR) antara Pendekatan Konvensional dan DevSecOps pada Pipeline GitOps Sistem PMB UIGM. Masters thesis, Universitas Indo Global Mandiri.

[thumbnail of Billy Barasetia Skripsi Full.pdf] Text
Billy Barasetia Skripsi Full.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (9MB) | Request a copy
[thumbnail of Billy Barasetia Cover.pdf]
Preview
Text
Billy Barasetia Cover.pdf

Download (9MB) | Preview
[thumbnail of 2022110112_AGU_2026_1.pdf] Text
2022110112_AGU_2026_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (10MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini membandingkan waktu deteksi dan waktu remediasi kerentanan antara pendekatan Konvensional dan DevSecOps pada pipeline GitOps sistem Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Universitas Indo Global Mandiri (UIGM). Eksperimen terkontrol dilakukan melalui injeksi 10 sampel kerentanan yang diadaptasi dari dataset DV-REST dan diklasifikasikan berdasarkan OWASP Top 10. Metode DevSecOps menjalankan SonarQube sebagai Static Application Security Testing (SAST) dan OWASP Dependency-Check sebagai Software Composition Analysis (SCA) secara otomatis pada pipeline Continuous Integration (CI), sedangkan metode Konvensional menjalankan pemindaian secara manual. Hasil perhitungan terhadap delapan kasus yang terdeteksi menunjukkan bahwa DevSecOps menghasilkan MTTD sebesar 11 menit 36,8 detik dan MTTR sebesar 22 menit 57,8 detik. Metode Konvensional menghasilkan MTTD sebesar 2 jam 52 menit 6,5 detik dan MTTR sebesar 24 jam 1 menit 48,3 detik. Dua kasus lainnya, yaitu A07 dan A10, tidak terdeteksi oleh instrumen yang digunakan. Berdasarkan 8 kasus yang terdeteksi, waktu deteksi pada pendekatan Konvensional 14,8 kali lebih lama dan waktu remediasinya 62,7 kali lebih lama dibandingkan pendekatan DevSecOps. Dengan demikian, pendekatan DevSecOps lebih efisien dalam kecepatan mendeteksi dan kecepatan remediasi pada kondisi eksperimen ini, tetapi pemindaian otomatis tetap perlu dilengkapi dengan pemeriksaan keamanan lainnya.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions: Fakultas Ilmu Komputer dan Sains > Teknik Informatika S1
Depositing User: Billy Barasetia
Date Deposited: 04 Sep 2026 02:56
Last Modified: 04 Sep 2026 02:56
URI: https://repository.uigm.ac.id/id/eprint/7525

Actions (login required)

View Item
View Item